Kabar Terkini – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memimpin Jakarta hanya sisa enam bulan. Dia berfokus menyelesaikan programnya dan berbagi cerita mengenai impiannya usai lengser nanti.
Ahok tegaskan untuk tetap bekerja di sisa akhir masa jabatannya untuk menindaklanjuti program-program yang telah dirancang. “Tidak ada Pak Ahok mundur-mundur. Maju terus,” tutur Ahok tertawa ketika ditanya tentang beredarnya kabar rencana dirinya mundur di Balai Kota, Jln Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, hari Jumat 21 April 2017.
Dalam waktu setengah tahun ini, Ahok tidak menjanjikan semua program bisa selesai karena hal itu memang tidak mungkin. Tapi dia menjamin untuk bekerja keras menyelesaikan program yang mesti diselesaikan. “Ya pasti tidak mungkin selesai, tapi minimal pagi sampai malam kita kebut, sama rapim (rapat pimpinan),” jelas Ahok.
Salah satu program yang dikebut Ahok yakni menyusun APBD Perubahan. Ahok bahkan membuka tangan untuk bekerja sama dengan calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang memenangi real count KPU beserta timnya dalam menyusun anggaran. Program-program yang sudah dirancang Ahok juga terus ditindaklanjuti, termasuk normalisasi sungai di Jakarta dan penertiban.
Usai menuntaskan masa jabatannya bulan Oktober 2017, Ahok belum memikirkan kelanjutan ‘karier’-nya baik di dunia politik ataupun di pemerintahan. Ahok cuma tertawa saat dimintai komentar mengenai merebaknya broadcast message mengenai dirinya akan menjadi Menteri Dalam Negeri di Kabinet Kerja. Broadcast message itu menyebar melalui aplikasi WhatsApp. Tidak jelas siapa yang menyebarkannya. “Ha-ha-ha… menteri itu bukanlah hak saya,” tutur Ahok sambil tertawa
Ahok menegaskan cuma ingin menghabiskan waktu berkumpulnya bersama keluarga. “Aku hanya pikiran Oktober selesai, aku mau jalan-jalan bersama keluarga saja. Sudah lama tidak jalan-jalan,” kata Ahok.
